Bandung, 23 Juni 2026 – Persib Bandung secara resmi melepas dua pemainnya, Sergio Castel dan Alfeandra Dewangga, menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027. Keputusan ini diambil setelah manajemen menilai kontribusi keduanya belum maksimal selama satu musim terakhir.
Sergio Castel, penyerang asal Spanyol yang bergabung pada pertengahan musim 2025/2026, gagal menunjukkan performa gemilang. Dalam enam laga bersama Persib, ia belum mampu mencetak satu gol pun. Castel didatangkan sebagai solusi atas cedera yang dialami striker andalan Persib, Andrew Jung dan Ramon Tanque, namun gagal memenuhi ekspektasi. “Hatur nuhun, Sergio Castel Martinez, atas segala kontribusi dan kebersamaan yang telah diberikan untuk Persib. Semoga sukses dan meraih yang terbaik dalam perjalanan karier berikutnya,” ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, dalam pernyataan resmi.
Sementara itu, Alfeandra Dewangga dilepas melalui skema transfer ke Arema FC. Bek berusia 26 tahun ini masih memiliki kontrak hingga akhir musim 2026/2027, namun manajemen Persib memutuskan untuk melepasnya demi kepentingan bersama. Dewangga, yang didatangkan dari PSIS Semarang pada awal musim lalu, hanya mencatatkan sembilan penampilan di Liga 1, dengan enam di antaranya sebagai starter. “Terima kasih buat keluarga besar Persib, jajaran pelatih, ofisial, dan manajemen karena saya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim. Untuk bobotoh, terima kasih atas sambutan dan dukungannya,” kata Dewangga melalui akun resmi Persib.
Keputusan melepas kedua pemain ini merupakan bagian dari strategi Persib untuk menyegarkan skuad jelang musim baru. Manajemen diperkirakan akan segera mendatangkan pemain baru guna memperkuat tim, baik untuk persaingan di level domestik maupun ajang kontinental. Langkah ini juga menandai berakhirnya era tiga pemain asing Persib musim lalu, setelah sebelumnya Layvin Kurzawa dan Federico Barba juga meninggalkan klub.
Persib Bandung saat ini tengah mempersiapkan skuad untuk menghadapi tantangan berat di Liga 1 dan kompetisi Asia. Dengan dilepasnya Castel dan Dewangga, Maung Bandung kini memiliki ruang lebih untuk mendatangkan pemain yang diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih signifikan. Pelatih kepala Persib, yang belum diumumkan secara resmi, dituntut untuk segera meracik formasi terbaik agar tim dapat bersaing di puncak klasemen.
Bagi para pendukung Persib, langkah ini mungkin mengejutkan, namun manajemen menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi profesional. “Kami selalu mengutamakan kepentingan tim. Jika ada pemain yang tidak sesuai dengan visi dan misi klub, kami akan mengambil langkah yang tepat,” tegas Adhitia.
Dengan dilepasnya dua pemain ini, Persib kini memasuki fase baru dalam persiapan musim 2026/2027. Apakah langkah ini akan membawa dampak positif atau justru menjadi bumerang, akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan.