Posted in

Persib Bandung Fokus Bangun Tim Baru, Piala Presiden Hanya Uji Coba Jelang Lawan Port FC

Bandung, 6 Juli 2025 – Persib Bandung memasuki laga perdana Piala Presiden 2025/26 dengan pendekatan pragmatis. Pelatih Bojan Hodak menegaskan, turnamen pramusim ini bukan ajang mengejar trofi, melainkan uji coba untuk mematangkan skuad anyar sebelum kompetisi resmi Liga 1 dan AFC Champions League Two (ACL 2) bergulir.

Laga pembuka melawan Port FC, klub asal Thailand, digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (6/7) pukul 15.30 WIB. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Persib untuk mengevaluasi performa pemain baru setelah melepas hampir seluruh skuad juara Liga 1 musim lalu.

Hodak mengakui, proses adaptasi pemain baru masih menjadi tantangan utama. “Kami tidak ingin memberikan tekanan berlebih. Fokus kami adalah membangun chemistry tim dan menemukan komposisi terbaik,” ujarnya dalam konferensi pers pra-laga. Pernyataan ini sejalan dengan keputusan manajemen yang lebih mengutamakan regenerasi skuad ketimbang mempertahankan pemain bintang.

Port FC bukan lawan mudah. Dalam pertemuan terakhir di ACL 2 musim lalu, Persib gagal meraih kemenangan. Kini, dengan formasi baru, Maung Bandung harus membuktikan kesiapan mereka menghadapi klub yang diperkuat bek nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam. “Ini kesempatan untuk melihat sejauh mana progres kami,” tambah Hodak.

Turnamen Piala Presiden 2025/26 mempertemukan Persib dengan tiga klub lain: Persebaya Surabaya, Arema FC, dan klub undangan dari luar negeri. Format kompetisi ini dirancang sebagai pemanasan menjelang Liga 1 yang akan dimulai Agustus mendatang. Namun, bagi Persib, setiap pertandingan di Piala Presiden menjadi laboratorium taktik dan mental.

Direktur Teknik Persib, Asep Saputra, menambahkan bahwa minimnya persiapan bukan karena kelalaian, melainkan strategi. “Kami sengaja tidak terburu-buru mendatangkan pemain. Prioritas kami adalah kualitas, bukan kuantitas,” jelasnya. Saat ini, Persib masih dalam proses negosiasi dengan beberapa target transfer, termasuk pemain asing yang diharapkan dapat memperkuat lini depan.

Meski demikian, ekspektasi publik tetap tinggi. Suporter Persib, Viking Persib Club (VPC), menuntut performa konsisten meski skuad masih dalam tahap pembentukan. “Kami paham ini uji coba, tapi kami juga ingin melihat progres nyata,” kata Jaka, koordinator VPC.

Dari sisi taktik, Hodak diperkirakan akan mengandalkan formasi 4-3-3 dengan kombinasi pemain muda dan senior. Beberapa nama yang diprediksi tampil sejak awal antara lain kiper Dendy Sulistyawan, bek David da Silva, dan gelandang Lucho Guaycochea. Sementara itu, Port FC diperkuat oleh striker andalan, Sergio Suárez, yang menjadi ancaman di lini depan.

Pertandingan ini juga menjadi debut resmi bagi sejumlah pemain baru Persib, termasuk rekrutan dari liga luar negeri. “Ini momen penting bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan. Kami akan memberikan kesempatan kepada semua pemain,” tegas Hodak.

Dengan minimnya tekanan target juara, Persib diharapkan dapat tampil lebih rileks. Namun, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah Piala Presiden usai. Liga 1 dan ACL 2 menuntut konsistensi dan performa puncak. Bagi Maung Bandung, laga melawan Port FC bukan sekadar uji coba, melainkan langkah awal menuju musim yang lebih kompetitif.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *