Persib Bandung dipastikan menghadapi laga krusial melawan Ratchaburi FC asal Thailand dalam babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2) 2025/2026. Pertandingan dua leg ini menjadi ujian berat bagi Maung Bandung, sekaligus momentum bersejarah bagi sepak bola Indonesia di kancah Asia.
Undian babak 16 besar digelar pada 30 Desember 2025 di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia. Persib terpilih sebagai lawan Ratchaburi FC, klub yang dikenal tangguh di kompetisi Asia Tenggara. Kedua tim akan bertarung dalam format kandang-tandang, dengan agregat gol menentukan kelolosan ke babak perempat final.
Leg pertama akan berlangsung pada 11 Februari 2026 pukul 19.15 WIB di Stadion Ratchaburi, Thailand. Persib harus meraih hasil positif di laga tandang ini untuk memperbesar peluang lolos. Sementara leg kedua digelar seminggu kemudian, 18 Februari 2026 pukul 19.15 WIB, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kepala Pelatih Persib, yang enggan disebutkan namanya, mengaku siap menghadapi tantangan ini. “Ratchaburi adalah tim kuat dengan gaya bermain cepat. Kami akan mempersiapkan skuad dengan matang, termasuk mengatasi jadwal padat Liga 1 dan ACL 2,” ujarnya.
Prestasi Persib di ACL 2 juga berdampak positif bagi sepak bola Indonesia. Keberhasilan klub-klub Tanah Air, termasuk Persib, meningkatkan poin koefisien AFC, sehingga Indonesia dipastikan mendapatkan dua slot di kompetisi Asia musim depan. Ini menjadi modal berharga bagi perkembangan sepak bola nasional.
Ratchaburi FC, yang finis sebagai runner-up Liga Thailand 2025, dikenal dengan formasi menyerang dan pemain-pemain berkualitas seperti gelandang serang asal Brasil, Lucas Silva. Persib harus waspada terhadap ancaman serangan balik lawan, terutama di laga tandang.
Dukungan suporter juga menjadi faktor kunci. Bobotoh, sebutan untuk pendukung Persib, diharapkan memenuhi GBLA pada leg kedua untuk memberikan dorongan moral maksimal. Manajemen klub telah menyiapkan tiket secara terbatas demi menjaga protokol keamanan dan kenyamanan penonton.
Bagi Persib, laga ini bukan sekadar pertandingan, melainkan kesempatan untuk membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia Tenggara. Jika berhasil lolos, Maung Bandung akan menghadapi lawan berat di babak perempat final, yang undiannya akan digelar setelah 16 besar usai.
Sementara itu, pelatih Ratchaburi FC, Somchai Maiwilai, mengaku tidak meremehkan Persib. “Mereka tim kuat dengan sejarah panjang. Kami akan datang ke Bandung dengan persiapan terbaik,” tegasnya dalam konferensi pers.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan media internasional, mengingat persaingan sengit antara klub-klub Asia Tenggara di kompetisi kontinental. Analis sepak bola, Andik Vermansyah, menilai duel ini sebagai “pertarungan taktik dan mental” yang akan menentukan siapa yang lebih layak melaju.
Persib terakhir kali tampil di babak 16 besar ACL pada 2015, sebelum kompetisi ini dipecah menjadi dua jalur (ACL 1 dan ACL 2). Kini, dengan skuad yang lebih solid dan dukungan penuh, Maung Bandung bertekad menulis sejarah baru di kancah Asia.